Villarreal menggebrak Levante dengan kemenangan telak 5-1 di Estadio de la Cerámica pada laga lanjutan La Liga musim 2025-26. Kemenangan emas ini memantapkan posisi Submarino Amarillo di perburuan tiket Liga Champions, sementara Levante semakin terjepit di zona degradasi dengan pertahanan yang benar-benar runtuh.
Laga dimulai dengan Villarreal yang langsung menunjukkan intensitas tinggi. Meski Levante sempat membuat pergantian pemain di menit 30 dengan Iker Losada masuk menggantikan Carlos Álvarez, tidak cukup mengubah momentum. Georges Mikautadze menjadi pembuka gol pertama Villarreal di menit 38 dengan sundulan yang presisi, memberi tuan rumah keunggulan 1-0 menjelang turun minum.

Babak Kedua: Levante Sempat Menyama, Villarreal Eksplosif
Levante bermaksud bangkit di babak lanjutan dengan membuat substitusi pada menit 46—Kareem Tunde menggantikan posisi untuk memperkuat lini tengah. Upaya tamu itu membuahkan hasil, Carlos Espí berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit 51 setelah menerima umpan dari Pablo Martínez dari sisi pertahanan. Momentum sebentar tersebut memberikan harapan bagi Levante, namun kehidupan mereka di laga ini tidak berlangsung lama.
Villarreal dengan cepat merebut kembali inisiatif. Menit 62, Alberto Moleiro menambah keunggulan menjadi 2-1 melalui umpan Santi Comesaña. Enam menit kemudian, di menit 68, Mikautadze mengoyak jala untuk kedua kalinya setelah menerima operan Nicolas Pépé dari sayap, mengubah skor menjadi 3-1. Pada menit yang sama, Levante terpaksa melakukan dua substitusi sekaligus—Ugo Raghouber dan Karl Etta Eyong masuk untuk menopang pertahanan yang mulai berantakan.
Villarreal terus menggebrak. Substitusi masif dilakukan pelatih tuan rumah di menit 73-74 untuk menjaga performa tim. Tajon Buchanan yang baru masuk di menit 84 langsung membuat dampak, mencetak gol di menit 87 berkat umpan presisi Pépé, membuat skor 4-1. Nicolas Pépé sendiri menutup festival gol Villarreal di menit 90 dengan gol keduanya, hasil umpan dari Sergi Cardona, menghasilkan skor final 5-1.

Penguasaan bola Villarreal mencapai 112 persen dengan 20 tembakan, 8 di antaranya tepat sasaran. Levante hanya mampu menciptakan 12 tembakan dengan 3 yang mengenai target. Dalam statistik kartu kuning, Villarreal menerima 3 kartu kuning dari Renato Veiga, Dani Parejo, dan Thomas Partey, sementara Levante hanya satu dari Kervin Arriaga.
Nicolas Pépé menjadi pemain terbaik (MOTM) pertandingan dengan rating sempurna 10.0, mencatat 1 gol dan 2 assist dari 2 tembakan yang tepat sasaran. Georges Mikautadze dengan rating 8.5 mencetak 2 gol, menggarisbawahi potensi menyerangnya sepanjang 74 menit bermain. Tajon Buchanan, meski hanya bermain 14 menit, juga berkontribusi dengan rating 7.7 dan 1 gol yang langsung berkesan.
Kemenangan ini mengukuhkan Villarreal dalam perjalanan mereka menuju Liga Champions musim depan. Levante, di sisi lain, harus segera bangkit dari kekalahan telak ini untuk menghindarkan diri dari degradasi. Pertandingan berikutnya akan menjadi ujian kritis bagi kedua tim dalam sisa musim ini.