Valencia berhasil mengalahkan Girona 2-1 di Stadio Mestalla pada laga pekan ke-32 La Liga 2025-26. Melalui pertandingan yang penuh gejolak, anak asuh Valencia merebut tiga poin yang krusial dalam perjuangan menghindari zona degradasi. Dua gol dicetak Largie Ramazani (menit 50) dan Umar Sadiq (menit 59) menjadi pembeda sebelum Joel Roca membalas untuk tamu pada menit 63.

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi, meskipun Girona yang menguasai bola dengan posesi 64 persen. Valencia, walau tertekan, memainkan strategi bertahan solid dan mengandalkan umpan terobosan via flanks. Renzo Saravia menerima kartu kuning pada menit 38 untuk kekerasan, diikuti Álex Moreno dari Girona pada menit 41, menunjukkan pertandingan yang dipenuhi friksi taktik.

Foto: www.foxsports.com
Foto: www.foxsports.com

Memasuki babak kedua, Valencia langsung membuka keran. Menit ke-50, setelah menerima umpan dari Javier Guerra, Ramazani melepaskan tembakan yang menembus pertahanan Girona. Sembilan menit kemudian, Sadiq menandai gol keduanya dalam tiga pertandingan terakhir setelah menerima operan dari José Luis Gayà dari sisi kiri. Pada poin ini, Valencia tampak menguasai jalannya pertandingan dengan akurat dalam penyelesaian.

Namun, Girona tidak menyerah. Tepat tiga menit setelah gol Sadiq, Joel Roca—pemain yang masuk sebagai pengganti Thomas Lemar pada menit 62—mencetak gol balasan. Asistensi dari Alejandro Francés, yang kemudian dinobatkan sebagai pemain terbaik (rating 8.3), membuat Girona kembali bersemangat. Girona melakukan pergantian masif di menit 62-69, menurunkan Bryan Gil, Azzedine Ounahi, dan Daley Blind untuk meningkatkan tekanan, namun Valencia mampu mengamankan keunggulan hingga akhir pertandingan.

Secara statistik, pertandingan mencerminkan perbedaan filosofi. Valencia memiliki 11 tembakan total dengan 3 di sasaran, sementara Girona hanya menghasilkan 4 tembakan dengan jumlah on-target yang sama. Penguasaan bola Girona 64 persen tidak terbayar dengan hasil, sementara Valencia memaksimalkan efisiensi dengan 36 persen possesi. Kedua tim menerima kartu kuning: Valencia 1 dan Girona 2, dengan insiden tambahan di waktu injury yang melihat Cristhian Stuani dan Guido Rodríguez menerima peringatan.

Foto: mediakampung.com
Foto: mediakampung.com

Kemenangan ini mengangkat Valencia dalam konteks perlawanan terhadap degradasi. Di head-to-head, rekor antara kedua tim menunjukkan Girona sedikit unggul dengan 5 kemenangan berbanding 4 untuk Valencia dari 10 pertemuan terakhir, namun momentum kali ini berpihak pada tuan rumah. Performa Ramazani (rating 7.9) menegaskan dirinya sebagai aset ofensif yang mengandalkan, sementara Francés dari Girona menunjukkan potensi meski tim kalah.

Pencapaian ini penting bagi Valencia yang masih berjuang di bagian bawah klasemen dengan kebutuhan poin berkelanjutan. Girona, meski memiliki skuad berkualitas dengan investasi City Football Group, terus menunjukkan inkonsistensi khususnya dalam laga tandang dan konversi peluang. Untuk laga berikutnya, Valencia akan menjamu Atletico Madrid pada 2 Mei, sementara Girona menghadapi tantangan domestik yang terus mendesak mereka untuk kembali ke jalur kemenangan.