Santa Fe de la Vera Cruz — Union Santa Fe tidak berhasil meraup tiga poin di kandang sendiri setelah ditahan imbang 1-1 oleh Talleres Cordoba pada laga pekan ke-9 Liga Profesional Argentina, Sabtu sore (2 Mei 2026) di Estadio 15 de Abril. Meski mendominasi dengan penguasaan bola mencapai 99 persen dan melepaskan 24 tembakan, Tatengue hanya mampu menyamakan kedudukan menjelang akhir pertandingan setelah terlebih dahulu tertinggal.

Pertandingan dimulai dengan Talleres langsung menggebrak. Tamu dari Cordoba berhasil membuka keunggulan di menit ke-18 ketika Rick berhasil menjebol gawang Union dengan serangan yang tajam. Gol pembuka itu membuat pasukan tuan rumah harus bermain lebih agresif, meski penguasaan bola justru terus di tangan mereka. Namun, efektivitas menjadi masalah besar bagi Union — dari 24 usaha yang dilepaskan, hanya 6 diantaranya tertuju ke sasaran.

Foto: sports.yahoo.com
Foto: sports.yahoo.com

Menit ke-27 membawa dinamika berbeda ke pertandingan. Rick, pencetak gol Talleres, menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan dengan kartu merah. Situasi ini seharusnya menguntungkan Union untuk menekan lebih dalam, namun mereka tetap tidak bisa menembus pertahanan tamu yang solid. Talleres malah melakukan enam substitusi dalam 71 menit pertama, sinyal yang jelas dari taktik rotasi intensif mereka untuk mempertahankan keunggulan satu gol.

Babak kedua menjadi pertaruhan bagi Union. Dengan satu pemain lebih banyak di lapangan, Tatengue seharusnya bisa mengkonversi peluang mereka menjadi gol. Akan tetapi, Guido Herrera, kiper Talleres, tampil luar biasa solid dengan rating 8.5 — pertahanan tamu konsisten mengganggu setiap percobaan dari depan. Union terus menciptakan serangan, terutama dari sayap, dengan total tujuh tendangan ke sudut lapangan, namun tidak ada yang berhasil dirubah menjadi gol dengan mudah.

Dramaanya tiba di menit-menit akhir. Menit ke-90, tepat menjelang peluit akhir, Tarragona dari Union akhirnya berhasil menyamakan kedudukan 1-1. Gol ini datang seperti penghibur bagi mereka yang telah begitu dominan sepanjang 90 menit. Seperti dikutip dari Radio GOL, penyiar resmi Liga Profesional, "GOOOOL de TARRAGOOOLNA lo empató en el descuento" — umpan gawang terakhir ini mengubah hasil dari kekalahan menjadi imbang yang terasa pahit.

Foto: www.youtube.com
Foto: www.youtube.com

Rick tetap menjadi bintang pertandingan meski timnya tidak menang. Penyerang Talleres berhasil meraih rating tertinggi 8.7 dengan 1 gol dari 2 tembakan dalam 90 menit penuh. Pemain terbaik lainnya adalah Guido Herrera (8.5) dan Matías Galarza (7.7), keduanya dari sisi Talleres, menunjukkan betapa kokohnya pertahanan tamu. Union, meskipun melepaskan 24 tembakan, hanya menghasilkan 6 yang tepat sasaran — statistik yang mengungkapkan ketidakmampuan mereka dalam finishing yang efisien.

Hasil imbang ini meninggalkan rasa frustrasi di kalangan pendukung Union. Seperti yang dilaporkan OneFootball, "Unión did everything to win, but ended up drawing 1-1 with Talleres at the 15 de Abril stadium. It was a performance that left mixed feelings." Sebelum pertandingan ini, Tatengue sudah meraih hasil imbang 2-2 melawan Velez Sarsfield, menunjukkan pola kesulitan untuk memenangkan laga kandang baru-baru ini. Sementara itu, Talleres keluar dari pertandingan ini dengan catatan solid, terutama setelah mengalahkan Belgrano 4-0 di babak putaran piala beberapa hari sebelumnya.

Union Santa Fe harus belajar dari pertandingan ini bahwa dominasi penguasaan bola saja tidak cukup tanpa finishing yang tajam. Dengan rating pemain secara keseluruhan yang jauh lebih baik dari Talleres, mereka seharusnya bisa mengubah kesempatan menjadi gol. Laga berikutnya akan menjadi kesempatan emas untuk kembali menang dan memperbaiki posisi klasemen mereka di Liga Profesional Argentina.