Guadalupe — Jepang memulai laga kedua mereka di Piala Dunia 2026 dengan cara yang mengesankan. Di Estadio BBVA, Samurai Biru menggilas Tunisia dengan skor telak 4-0, pertandingan kedua kedua hari Minggu (21/6/2026) yang membuat pelatih Hervé Renard dan skuadnya harus meninggalkan Qatar dengan kepala tertunduk. Kemenangan besar ini membawa Jepang selangkah lebih dekat meraih tiket ke babak 16 besar grup F dengan performa ofensif yang luar biasa.

Jepang tidak memberi kesempatan Tunisia untuk bernafas. Baru empat menit berjalan, Daichi Kamada sudah membuka keran gol setelah menerima umpan sempurna dari Keito Nakamura. Elang Kartago, yang masih mencoba membangun ritme permainan, langsung tertinggal dan terdesak ke belakang. Dengan 62 persen penguasaan bola, tuan rumah sementara terus mengatur permainan sambil mencari celah di lini pertahanan Tunisia yang mulai bergoyang.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Keunggulan makin membesar pada menit ke-31 ketika Ayase Ueda menambah keunggulan dari umpan Ko Itakura yang presisi dari sektor pertahanan. Ueda, yang akan menjadi bintang pertandingan dengan rating 9.7, menunjukkan kapasitasnya sebagai penyerang yang haus gol. Tunisia mencoba mengatur permainan ulang di babak kedua dengan melakukan dua substitusi massif pada menit 46, memasukkan Ismael Gharbi dan Amine Ben Hmida, namun perubahan itu tidak mampu mengubah narasi pertandingan.

Ledakan Gol di Babak Kedua

Babak kedua menjadi ajang pameran bagi Jepang. Pada menit 69, Junya Ito memanfaatkan kembalian umpan dari Ueda untuk menjebol gawang Tunisia untuk ketiga kalinya. Pertahanan Elang Kartago, yang sudah kehilangan fokus, tidak mampu menghadang serangan balik cepat yang dilancarkan Samurai Biru. Ueda sendiri mencetak gol keduanya di menit 83, kali ini menerima umpan dari Kaishu Sano, mengkonfirmasi dominasinya di lini depan dan memastikan pelatih Hajime Moriyasu bisa merotasi pemainnya menjelang babak 16 besar.

Reaksi dari pelatih Tunisia, Hervé Renard, menunjukkan kesedihan yang dalam. Seperti dilaporkan CNN Indonesia, kekalahan telak ini resmi mengakhiri petualangan Elang Kartago di Piala Dunia 2026, menjadi tim ketiga yang tersingkir dari turnamen. Penunjukan Renard sebagai pengganti Mondher Kebaier tidak mampu mengatasi krisis yang telah melanda skuad Afrika Utara itu sejak pekan sebelumnya saat tumbang di tangan Swedia 1-5.

Foto: cnnindonesia.com
Foto: cnnindonesia.com

Jepang, di sisi lain, merayakan kemenangan spektakuler ini. Menurut Japan Times, Samurai Biru menjadi sisi Asia pertama yang mencetak empat gol dalam satu pertandingan Piala Dunia. Penonton di Tokyo, khususnya di Shibuya Crossing, merayakan pencapaian bersejarah ini dengan antusiasme tinggi sesuai laporan Al Jazeera, sementara tim Moriyasu sudah memastikan posisi kuat mereka di grup F dengan dua laga masih tersisa.

Kedisiplinan Jepang, baik dalam kontrol bola maupun finishing, menjadi kunci kemenangan. Dengan hanya 11 tembakan namun 5 di antaranya tepat sasaran, mereka menunjukkan efisiensi luar biasa dibanding Tunisia yang hanya mencoba 2 kali dengan nol penyelesaian. Ayase Ueda, bersama Ko Itakura dan Keito Nakamura yang memberikan dua assist, adalah trio yang mendominasi laga dan membuka jalan Samurai Biru menuju fase knockout yang lebih menguntungkan.