Stoke City harus menelan kekalahan pahit 1-2 saat menjamu Swansea di bet365 Stadium dalam pembukaan musim Championship 2026. Meski sempat unggul lebih dulu melalui Eric Bocat di menit ke-10, The Potters tidak mampu bertahan menghadapi serangan balik tamu yang lebih terukur dan menghasilkan dua gol untuk merebut tiga poin pertama musim ini.

Pertandingan dimulai dengan Stoke yang langsung menggebrak. Hanya 10 menit berjalan, Bocat sudah menjebol gawang Swansea setelah menerima umpan sempurna dari Tomáš Rigo. Keunggulan itu membuat The Potters tampil percaya diri, menguasai inisiatif dan menciptakan beberapa peluang berbahaya di babak pertama. Namun, Swansea tidak patah semangat dan cepat merespons dengan baik. Di menit ke-22, J. Opoku menyamakan kedudukan setelah menerima asistensi dari Žan Vipotnik, mengubah momentum pertandingan. Dengan penguasaan bola 59 persen, Swansea mulai mendominasi jalannya permainan meski Stoke masih berbahaya pada serangan balik. Di menit ke-36, Luke Graham terkena kartu kuning karena melakukan pelanggaran, menandai intensitas pertandingan yang semakin panas menjelang istirahat.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Stoke berusaha mengatur ulang strategi di awal babak kedua dengan melakukan pergantian pemain—B. Lawal masuk menggantikan pemain lain di menit ke-46. Namun, momentum berada di pihak Swansea. Perubahan besar terjadi pada menit ke-55 ketika Swansea melakukan substitusi taktis setelah Filip Lissah menerima kartu kuning lima menit sebelumnya. Di menit ke-65, tamu melakukan triple substitution untuk menyegarkan performa mereka, dan langkah strategis itu terbukti sangat efektif. Hanya satu menit kemudian, pada menit ke-66, Adam Idah mencetak gol kedua Swansea dengan umpan akurat dari Josh Tymon. Gol itu membalikkan posisi pertandingan—Swansea kini unggul 2-1 dan mengambil kendali penuh. Respons Stoke lewat tiga pergantian pemain di menit ke-70 (Sam Gallagher, Tomáš Rigo, dan Svante Ingelsson) tidak cukup menggoyahkan pertahanan Swansea yang terkonsolidasi dengan baik.

Sisa waktu pertandingan didominasi usaha Stoke untuk mengejar keseimbangan, tetapi Swansea berhasil bertahan dengan solid. Melker Widell mencuri kartu kuning di menit ke-86, dan Josh Tymon menyusul di babak injury time (90+1), menunjukkan tekanan yang terus Stoke lakukan. Namun, semua upaya The Potters tidak mampu menghasilkan gol lagi, dan peluit akhir memastikan Swansea meninggalkan Stoke dengan kemenangan yang layak.

Performa Swansea didukung penuh oleh Joseph Opoku, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik dengan rating 7.9 setelah mencetak satu gol dalam 95 menit bermain. Josh Tymon juga memainkan peran krusial sebagai penyerang dari belakang dengan rating 7.2 dan satu assist, sementara Adam Idah, meski hanya bermain 30 menit, langsung memberikan dampak signifikan dengan mencetak gol penunjuk kemenangan dengan rating sama seperti Tymon. Stoke, sebaliknya, tampil komprehensif di babak pertama dengan penguasaan 41 persen dan 6 tembakan, namun ketidakberuntungan dan pergantian Swansea di babak kedua menghancurkan harapan mereka.

Foto: skysports.com
Foto: skysports.com

Kemenangan ini mengawali musim Swansea dengan momentum positif, sesuai optimisme yang dibagikan oleh legenda klub Lee Trundle menjelang musim dimulai. Sementara itu, Stoke harus cepat bangkit dan memperbaiki sistem pertahanan mereka di laga-laga berikutnya agar tidak tertinggal di klasemen Championship musim ini. Momentum awal di babak pertama menunjukkan potensi, namun konsistensi dan manajemen substitusi menjadi kunci yang harus mereka pelajari dari kekalahan ini.