Spanyol tidak memberi kesempatan kepada Arab Saudi untuk berdiri tegak. Di Atlanta, Mercedes-Benz Stadium menjadi saksi dominasi total La Roja yang menghasilkan kemenangan 4-0 atas tim Timur Tengah tersebut pada Minggu (21/6) waktu setempat. Pertandingan grup kedua ini menunjukkan bahwa Spanyol sedang dalam kondisi menakutkan, meraih tiga poin pertama mereka di Piala Dunia 2026 dengan gaya yang sangat mengesankan.
Ledakan gol terjadi lebih awal dari ekspektasi. Hanya menit ke-10, Lamine Yamal sudah membuka tabungan setelah menerima umpan sempurna dari Mikel Oyarzabal di tepi kotak penalti. Gol perdana Yamal di Piala Dunia itu membakar semangat La Roja dan menciptakan momentum yang Arab Saudi tidak mampu tangkal. Baru 11 menit kemudian, menit ke-21, Oyarzabal sendiri menambah keunggulan setelah menyambut umpan dari lini belakang Aymeric Laporte. Tiga menit selanjutnya, babak pertama masih terus berlanjut dengan gol ketiga—Oyarzabal kembali menjebol gawang, kali ini dengan umpan matang dari Dani Olmo di menit ke-24. Dalam rentang 14 menit, Spanyol sudah membangun benteng pertahanan Arab Saudi yang runtuh total.

Pertahanan Arab Saudi terlihat kacau dan tidak terkoordinasi dengan baik. Menit ke-30, Salem Al Dawsari bahkan menerima kartu kuning karena keputusasaan menghadapi serangan Spanyol yang terus berdatangan. Tuan rumah semakin percaya diri dan mampu mengontrol permainan dengan 67 persen penguasaan bola, sementara tamu hanya mampu melepaskan satu tendangan ke arah gawang dalam 45 menit pertama. Spanyol melepaskan 12 tembakan, dan delapan di antaranya mengarah ke gawang, menunjukkan efisiensi menyerang yang luar biasa.
Babak kedua dimulai dengan substitusi masif di kedua belah pihak, termasuk pengkhususan Mikel Oyarzabal dan Lamine Yamal yang digantikan Ferran Torres dan Yeremy Pino. Akan tetapi, dominasi Spanyol terus berlanjut. Menit ke-49, gol keempat tercipta—kali ini dari gol bunuh diri Hassan Tambakti setelah upaya Spanyol mengalihkan bola di kotak penalti. Skor 4-0 sudah mengubah pertandingan menjadi sekadar formalitas, dengan Arab Saudi semakin terseok-seok dan tidak mampu menciptakan peluang nyata. Menit ke-60, Mohamed Kanno menerima kartu kuning karena elbowing, menambah frustasi tim Georgios Donis.
Mikel Oyarzabal menonjol sebagai pemain terbaik pertandingan dengan rating 9.3, mencetak dua gol dan memberikan satu assist dalam 45 menit bermain. Lamine Yamal juga cemerlang dengan satu gol dan tembakan akurat, sementara Rodri tetap kokoh di garis pertahanan dengan rating 8.3 meski Spanyol sudah unggul jauh. Spanyol mengumpulkan empat poin dari dua laga grup mereka, menempatkan La Roja di puncak sebelum giliran lawan mereka bertanding. Arab Saudi kini terancam eksodus dari turnamen setelah meraih kekalahan telak ini, dan pelatih Donis akan menghadapi sorotan tajam dari media dan pendukung di Riyadh untuk performa bela diri yang menyedihkan itu.

Perjalanan Spanyol di Piala Dunia baru saja menunjukkan tanda-tanda mengkhawatirkan bagi pesaing lainnya. Dengan kombinasi gelandang kreatif, penyerang gesit seperti Yamal, dan striker berganda seperti Oyarzabal yang tiba-tiba berapi-api, La Roja sudah membuktikan bahwa mereka bukan hanya peserta, melainkan ancaman nyata untuk meraih gelar. Arab Saudi, sebaliknya, perlu perbaikan mendasar dalam pertahanan dan organisasi bermain jika ingin sekadar mengamankan satu poin dari sisa laga grup mereka.