Rosario — Rosario Central berhasil menggebrak pintu semifinal Apertura 2026 setelah mengatasi Racing Club dengan skor 2-1 di Estadio Gigante de Arroyito, Rabu (13/5/2026) malam. Drama pertandingan yang berlangsung hingga extra time ini menghadirkan ketegangan tinggi, termasuk dua pelanggaran merah yang membuat Racing Club bermain dengan jumlah lebih sedikit di akhir laga.
Racing Club lebih dahulu memecah kebuntuan pada menit 41 melalui Matías Zaracho, yang menyambut umpan dari Adrián Martínez dengan tajam untuk menembus gawang Rosario Central. Keunggulan tuan rumah tertunda ketika Alejo Véliz melihat golnya dianulir VAR atas offside pada menit 51, menciptakan frustrasi di tubuh tamu.

Rosario Central kembali menggebrak pada babak kedua. Di menit 65, Gastón Ávila menyamakan kedudukan setelah mendapat umpan akurat dari Ángel Di María dari sayap, menggoyang kepercayaan diri Racing Club yang mulai terpukul. Momentum berganti ketika Adrián Martínez mendapat perintah keluar lapangan melalui kartu merah pada menit 75, meninggalkan Racing Club dengan kesulitan defensif di sisa pertandingan.
Ketegangan terus memuncak hingga babak perpanjangan waktu. Marco Di Cesare Racing Club menerima dua kartu dalam dua menit (menit 96), pertama kuning kemudian langsung merah, semakin membuat tim tamu terpojok. Meski kehilangan dua pemain, Racing Club tetap mencoba mempertahankan keseimbangan, namun tidak mampu mencegah Rosario Central mengamankan tiga poin berharga.
Dengan penguasaan bola 64 persen dan 18 tembakan, Racing Club tampil dominan secara statistik tetapi gagal mengkonversi peluang menjadi gol tambahan. Sebaliknya, Rosario Central yang hanya menguasai 36 persen bola berhasil efisien dengan dua tembakan akurat dari sepuluh percobaan total. Gelanggang pertandingan menjadi medan yang keras dengan 24 pelanggaran dilakukan kedua belah pihak.

Gastón Martirena dari Racing Club mencuri sorotan sebagai pemain terbaik dengan rating 8.3, bermain penuh 120 menit dan memberikan pertahanan solid meskipun timnya kalah. Di sisi Rosario Central, Ángel Di María (rating 7.9) hadir sebagai katalis serangan dengan satu assist, sedangkan Gastón Ávila (rating 7.6) yang mencetak gol penyama turut memberikan kontribusi signifikan.
Kemenangan ini membawa Rosario Central melangkah ke semifinal Apertura 2026, sementara Racing Club harus pulang dengan tangan kosong meski memiliki dominasi permainan. Laga tersebut membuktikan bahwa di football, penguasaan bola tidak selalu menjamin hasil, dan ketajaman di depan gawang menjadi kunci utama meraih kemenangan.