Saint-Ouen — Mimpi RED Star FC 93 untuk lolos dari zona degradasi pupus di Stade de Paris. Mereka tumbang 2-3 dari Rodez dalam laga quarter-finals babak degradasi Ligue 1, Selasa (12/5/2026) malam. Meski sempat unggul 2-1 pada babak kedua, tuan rumah tidak mampu menghadapi serangan kilat Rodez yang mencetak dua gol dalam rentang singkat dan mengguncang pertahanan musim ini.
RED Star FC 93 memulai laga dengan cara yang menjanjikan. Di menit ke-14, Kevin Cabral membuka gol pertama setelah menerima umpan presisi dari Damien Durand, menjebol gawang Rodez dan membuat Stade de Paris bersorak. Keunggulan itu sempat terancam di menit 29 ketika Ibrahima Baldé menyamakan kedudukan untuk Rodez berkat umpan Tairyk Arconte.

Babak pertama berakhir 1-1, namun RED Star FC 93 terlihat lebih agresif dengan 63 persen penguasaan bola dibanding tamu yang hanya 37 persen. Tuan rumah sering menciptakan peluang melalui sayap, meskipun tidak semua bisa dikonversi menjadi gol.
Babak kedua dimulai dengan RED Star FC 93 yang kembali memburu keunggulan. Kali ini Josue Escartin menjadi eksekutor di menit 61, memanfaatkan umpan return dari Cabral untuk menyapu bola ke gawang dan membuat skor menjadi 2-1. Situasi sekilas terkendali untuk tuan rumah, yang melakukan serangkaian substitusi guna menjaga kontrol permainan.
Namun kemenangan tidak berpihak pada mereka yang bermain lebih banyak. Rodez membalas dengan agresivitas yang mengagumkan. Menit 67, Mathis Magnin menyamakan kedudukan setelah menerima umpan Nolan Galves. Dua menit kemudian, Wilitty Younoussa — yang baru masuk sebagai pengganti di menit 66 — mencetak gol 3-2 tanpa dibantu assist, membawa Rodez ke depan dan mengubah momentum laga sepenuhnya.

RED Star FC 93 mencoba balas serangan dengan berbagai pergantian pemain, termasuk mengeluarkan Cabral di menit 75. Namun pertahanan mereka yang terlihat rapuh di babak kedua tidak mampu mengbendung serangan balik Rodez. Laga berkembang keras dengan sejumlah kartu kuning diberikan, termasuk kepada Balthazar Pierret (menit 64), Wilitty Younoussa (menit 76), dan Bradley Danger (menit 89) untuk RED Star FC 93. Menjelang akhir pertandingan, tegangannya meningkat dengan Hacene Benali menerima kartu kuning di menit 90, dan menit 90+6, Giovanni Haag diusir lapangan karena unsportsmanlike conduct, meninggalkan RED Star FC 93 dengan 10 pemain.
Kevin Cabral menjadi bintang pertandingan dengan rating 8.3, berhasil mencetak satu gol dan memberikan satu assist dalam 75 menit bermain. Performa gemilangnya tidak cukup untuk menyelamatkan timnya. Di sisi Rodez, Mathis Magnin dan Wilitty Younoussa masing-masing mencetak satu gol dengan rating 7.7.
Kekalahan ini memperumit situasi RED Star FC 93 dalam perjuangan menghindari degradasi. Rodez tetap hidup dengan gol tandang yang dicetak, meninggalkan tuan rumah dengan tugas berat di fase selanjutnya. Duel sengit babak degradasi Ligue 1 akan terus berlanjut dengan berbagai klub berjuang demi tetap bermain di kasta tertinggi musim depan.