Real Madrid menang 2-0 saat melawan tim juru kunci Real Oviedo di Estadio Santiago Bernabéu, Kamis malam (14/5). Dua gol Los Blancos dibuat oleh Gonzalo García dan Jude Bellingham, membawa El Real kembali ke jalur kemenangan setelah kehilangan gelar juara La Liga kepada Barcelona di El Clásico lima hari sebelumnya.
Laga ini menjadi kesempatan emas bagi Madrid untuk mengobati luka kekalahan 0-2 dari Barcelona. Skuad anak asuh Álvaro Arbeloa tampil dominan sejak awal pertandingan, dengan penguasaan bola mencapai 65 persen. Oviedo, yang sudah terkunci di urutan terbawah, datang hanya dengan misi bertahan dan bersiap menghadapi nasib turun kelas yang tidak terhindarkan.

Menit ke-44, García menjadi pahlawan pertama. Penyerang Real Madrid itu menyambut umpan matang dari Brahim Díaz di area penalti Oviedo dan menjebol gawang dengan sempurna. Gol ini datang menjelang akhir babak pertama, memberi tuan rumah keunggulan 1-0 yang stabil memasuki istirahat.
Babak kedua dimulai dengan perubahan strategis dari Arbeloa. Menit ke-64, pelatih sementara Madrid melakukan dua substitusi sekaligus: Jude Bellingham menggantikan Aurélien Tchouaméni, sementara Trent Alexander-Arnold keluar digantikan Daniel Carvajal. Menit ke-69, Kylian Mbappé tampil menggantikan Gonzalo García, membawa striker mahal Prancis itu kembali ke lapangan meski dalam situasi yang penuh tekanan dari para pendukung Los Blancos. Mbappe sejak awal pertandingan sudah mendapat sorakan dan siulan mixed dari fans, memantulkan frustrasi mereka atas musim yang penuh kontroverse.
Masuknya Bellingham mengubah dinamika laga. Gelandang muda berbakat itu langsung menunjukkan kualitas dengan gerakannya yang aktif di sektor tengah dan lini serang. Menit ke-80, Bellingham mengamankan kemenangan dengan gol kedua Madrid. Pria asal Inggris itu memanfaatkan assist dari Mbappé dengan sempurna, menambah keunggulan menjadi 2-0 dan menutup performa Madrid dengan skor yang meyakinkan.

Secara statistik, Real Madrid mendominasi pertandingan dengan 19 tembakan, tujuh di antaranya on target, sementara Oviedo hanya mampu menciptakan sembilan tembakan dengan hanya satu yang tepat sasaran. Sudut tendangan juga diungguli tamu dengan 5-4, menunjukkan intensitas pertahanan Oviedo yang sangat defensif. Fouls Oviedo tercatat 14 kali, jauh lebih banyak dari Madrid yang hanya melakukan tujuh pelanggaran.
Gonzalo García meraih penghargaan pemain terbaik pertandingan dengan rating 8.3. Striker tersebut tampil efisien dalam 69 menit bermain dengan satu gol dan satu shot on target. Eduardo Camavinga dan Jude Bellingham juga menonjol dengan rating masing-masing 7.7 dan 7.6, menunjukkan performa solid di lini pertahanan dan gelandang Madrid.
Kemenangan ini membawa Real Madrid mengumpulkan 80 poin dan tetap bertahan di urutan kedua La Liga, tiga poin tertinggal dari Barcelona yang sudah meraih gelar juara. Real Oviedo, dengan kekalahan ini, semakin mendekat kepada degradasi matematika dengan hanya 29 poin di urutan ke-20, terbatas pada dua laga lagi sebelum musim berakhir. Dua pertandingan tersisa menjadi waktu yang sangat kritis bagi klub dari Asturias untuk mempertahankan status mereka di kasta tertinggi Spanyol, meski prospeknya sangat suram.