Estadio Nuevo Carlos Tartiere menjadi saksi kemenangan berharga Deportivo Alaves atas Real Oviedo dengan skor 1-0 pada lanjutan babak ke-37 La Liga, Minggu (17/5/2026) pukul 17:00 WIB. Gol tunggal dari Toni Martínez di menit ke-17, setelah menerima umpan matang dari Abderrahman Rebbach, menjadi penentu dalam duel yang berlangsung ketat antara kedua tim papan bawah ini. Kemenangan ini memberikan angin segar bagi Alaves dalam misi menghindari degradasi menjelang penutupan musim.
Real Oviedo tampil sebagai tim yang lebih dominan dalam penguasaan bola dengan mencapai 70 persen, namun kedisiplinan defensif Alaves berhasil menahan semua upaya offensif mereka. Babazorros menciptakan lima peluang dari sudut namun gagal mengkonversi satu pun menjadi gol, sementara tim tamu hanya menghasilkan satu tembakan on target dari lima upaya secara keseluruhan. Pertandingan ini menjadi bukti nyata bahwa dalam sepak bola, bukan hanya penguasaan bola yang menentukan kemenangan, melainkan efisiensi dan ketajaman finishing.

Jalannya Pertandingan
Alaves langsung mencuri poin dengan serangan cepat. Hanya dalam 17 menit pertandingan, Toni Martínez telah menjebol gawang Oviedo setelah menyambut umpan dari Rebbach. Gol cepat ini membuat Oviedo harus mengejar ketertinggalan, namun pertahanan Alaves berhasil bertahan dengan solid. Beberapa kali Santi Cazorla dan rekan-rekannya mencoba memberikan tekanan, terutama dari set piece, tetapi ketajaman di area penalti sangat minim.
Pertengahan babak pertama menjadi momen cukup bercerita tentang dinamika laga. Real Oviedo terus membangun serangan dengan pola passing yang rapi berkat dominasi possesi, namun Alaves selalu siap dengan konter yang mengancam. Tekanan dari tim tuan rumah tidak mampu menghasilkan kesempatan emas, dan pertandingan memasuki istirahat dengan skor 0-1 untuk keuntungan Alaves.
Babak kedua dimulai dengan substitusi dari kedua belah pihak untuk menyegarkan permainan. Oviedo membawa Thiago Fernández untuk menggantikan Fonseca, sementara Alaves merotasi dengan memasukkan Youssef Enriquez untuk Rebbach. Intensitas meningkat di babak lanjutan, dengan Oviedo semakin agresif dalam mencari penyamaan kedudukan. Di menit ke-48, Thiago Fernández langsung menerima kartu kuning karena tripping, menunjukkan tingginya emosi di lapangan.

Pergantian pemain terus menerus dilakukan oleh kedua skuad. Oviedo memasukkan Santiago Colombatto pada menit ke-66 untuk menambah daya tembak, diikuti oleh Alaves dengan mengeluarkan Toni Martínez (pencetak gol) dan Denis Suárez pada menit ke-69. Momentum sempat berayun ke sisi Oviedo, dengan beberapa peluang yang mencari celah di pertahanan Alaves, namun tidak ada yang cukup concrete untuk membuahkan gol. Menit ke-71, Lucas Ahijado dari Oviedo juga mendapat kartu kuning karena roughing, menunjukkan permainan semakin kasar jelang penutupan.
Menjelang akhir pertandingan, Oviedo masih terus memberikan pressure dengan melakukan lima pergantian pemain sepanjang match guna mencari gol penyama, namun Alaves tetap solid di barisan belakang. Pertandingan berakhir dengan skor 1-0 untuk Alaves setelah 90+ menit pertandingan yang penuh intensitas, dengan Youssef Enriquez dari Alaves mendapat kartu kuning di menit 90+4.
Pemain Terbaik dan Statistik Kunci
Santi Cazorla, tokoh legendaris Oviedo, dinilai sebagai pemain terbaik pertandingan dengan rating 7.7 setelah memainkan 87 menit pertandingan. Meski tidak berhasil mengubah dominasi possesi menjadi gol, Cazorla tetap menunjukkan kualitas dalam mengatur tempo permainan dan membaca ruang. Pendampingnya, Dani Calvo, juga memberikan kontribusi solid dengan rating 7.5, terutama dalam menjaga kestabilan pertahanan Oviedo kendati akhirnya kemasukan juga.
Di sisi Alaves, Abderrahman Rebbach menjadi pemain kunci dengan rating yang sama 7.7, terutama karena umpan penentu untuk gol Toni Martínez. Meski hanya bermain setengah pertandingan (45 menit), asisten Rebbach menjadi bukti bahwa kualitas pemain tidak selalu diukur dari durasi bermain, melainkan dari impact yang diberikan pada lapangan.
Penguasaan bola Oviedo yang mendominasi 70 persen tidak dapat dikonversi menjadi kesempatan konkret. Dengan hanya satu tembakan on target dari tujuh upaya keseluruhan, Babazorros menunjukkan ketajaman finishing yang perlu ditingkatkan. Sebaliknya, Alaves lebih efisien dengan mengamankan kemenangan berkat gol tunggal di awal pertandingan, meski dari segi statistik terlihat lebih pasif dengan possesi hanya 30 persen.
Menurut Bola.com, kemenangan ini membawa Alaves semakin dekat ke zona keselamatan La Liga, mengingat tim sudah memiliki basis poin yang cukup kuat menjelang putaran final musim. Sementara Oviedo, dengan hasil kekalahan ini, tetap berada di zona bahaya dan memerlukan hasil positif pada pertandingan sisa musim agar terhindar dari degradasi. Implikasi klasemen setelah pertandingan ini akan menentukan dinamika sisa musim untuk kedua kontestan yang sama-sama sedang berjuang di zona bawah tabel.