Harrison – Pertandingan panas antara New York Red Bulls dan Columbus Crew di Sports Illustrated Stadium menghasilkan drama penuh gol dan penglihatan cemerlang dari Julian Hall. Penyerang mudah Red Bulls itu tampil menggila dengan mencetak tiga gol, membawa timnya menang 3-2 dalam laga Regular Season ke-14 MLS 2026, Rabu malam (13/5/2026).

Hall mencatat prestasinya yang luar biasa dengan bukti nyata di lapangan. Kemenangan ini memastikan Red Bulls mengamankan tiga poin berharga dari kandang mereka sendiri, meski harus bertahan menghadapi usaha keras Crew yang tidak mau menyerah.

Foto: www.newyorkredbulls.com
Foto: www.newyorkredbulls.com

Jalannya Pertandingan

Red Bulls langsung menunjukkan intensitas tinggi sejak awal pertandingan. Hanya tujuh menit dimulai, Hall sudah membuka keunggulan melalui umpan matang Cade Cowell dari sayap kanan. Striker berusia muda itu berhasil menyelesaikan peluang pertamanya dengan presisi tinggi, membuat penonton di kandang berekor bersukacita.

Namun Crew tidak ingin kalah cepat. Respons Columbus datang pada menit ke-22 ketika Maximilian Arfsten membobol jala pertahanan Red Bulls setelah menerima umpan Hugo Picard. Pertandingan berubah menjadi duel sengit antara dua tim yang sama-sama ingin mendominasi lapangan hijau.

Red Bulls kembali unggul pada menit 40 melalui aksesi Hall lagi. Kali ini striker berbakat itu menerima bola dari Cowell sekali lagi, menunjukkan kombinasi sempurna antara penyerang dan provider bola samping. Dengan keunggulan 2-1, Red Bulls memasuki pertandingan lanjutan dengan posisi lebih nyaman. Momentum terus berpihak pada tuan rumah sampai tiup peluit akhir babak pertama, meski Taha Habroune dari Crew menerima kartu kuning di menit 45+3.

Foto: www.youtube.com
Foto: www.youtube.com

Babak kedua dimulai dengan Red Bulls melakukan perubahan. Matthew Dos Santos masuk menggantikan pemain lain pada menit 46 untuk memperkuat pertahanan. Namun Crew tidak tinggal diam. Pelatih Columbus menggerakkan langkah substansi besar pada menit 60, memasukkan Dániel Gazdag dan Owen Presthus untuk mencari momentum gol penyamaan. Strategi ini hampir membuahkan hasil saat Diego Rossi berhasil merampok gol dari titik penalti pada menit 63, menyamarkan keunggulan Red Bulls menjadi tipis 3-2.

Red Bulls merespons perubahan situasi dengan substitusi lanjutan pada menit 65, memasukkan Dylan Nealis, Rafael Mosquera, dan Emil Forsberg untuk mempertahankan momentum. Pertandingan menjadi lebih tegang dengan kartu kuning diberikan kepada Jorge Ruvalcaba (Red Bulls, menit 68) dan Rudy Camacho (Crew, menit 71), menunjukkan suhu pertandingan yang meningkat.

Pada menit 78, Hall mencetak gol ketiga timnya, memastikan kemenangan dengan tambahan gol tanpa assist. Walau Crew terus menekan dengan beberapa peluang, Red Bulls berhasil bertahan hingga akhir pertandingan. Omar Valencia menerima kartu kuning di menit 83, sementara kedua tim terus berjuang untuk setiap bola sampai peluit akhir di menit 90+7 dengan Rafael Mosquera juga terkena kartu kuning.

Performa Luar Biasa Hall dan Keputusan Taktik

Julian Hall menjadi pemain tercipta dengan rating 9.7, membuktikan diri sebagai pemimpin serangan Red Bulls yang tidak tertandingi malam itu. Dengan lima tembakan total dan empat mengenai sasaran dalam 85 menit bermain, Hall menunjukkan finishing yang menakutkan. Cade Cowell, meski keluar di menit 65, memberikan kontribusi dua assist yang krusial dalam siklus serangan Red Bulls dengan rating 7.9.

Dari sisi Crew, meski kalah, André Gomes menunjukkan performa solid dengan rating 7.5 selama 95 menit penuh di lapangan. Namun defensif Columbus terlihat rentan terhadap serangan pinggir Red Bulls, khususnya di kombinasi antara Cowell dan Hall. Dengan dominasi penguasaan bola 69 persen, Columbus seharusnya bisa menghasilkan lebih dari empat tembakan tepat sasaran dari 12 total upaya. Sebaliknya, Red Bulls dengan penguasaan 31 persen berhasil efisien, memanfaatkan setiap peluang yang tercipta menjadi ancaman nyata di depan gawang.

Implikasi kemenangan ini untuk New York Red Bulls cukup signifikan dalam perjalanan musim 2026 mereka. Tiga poin membuat Red Bulls semakin menjauh dari zona bahaya dan memperkuat posisi mereka dalam perebutan tiket playoff MLS. Hall, dengan hat-trick spektakulernya, kini menjadi sorotan media nasional dan internasional, membuka peluang lebih besar untuk panggilan skuad timnas atau transfer musim depan. Columbus Crew, di sisi lain, harus introspeksi mendalam mengapa pertahanan mereka mudah dibobol meskipun dominasi bola begitu besar, dan persiapan matang diperlukan untuk pertandingan selanjutnya dalam upaya bangkit di klasemen.