Nashville, Bola.net – Pertunjukan gemilang Hany Mukhtar membawa Nashville SC meraih kemenangan 3-2 atas Los Angeles FC dalam laga Regular Season pekan ke-15 Major League Soccer di GEODIS Park, Senin (18/5/2026). Striker tuan rumah yang tampil menggila dengan hat-trick spektakulernya menjadi bintang utama kemenangan yang mengangkat Nashville SC ke posisi puncak klasemen.

Dramaturgi pertandingan di kandang Nashville dimulai dari menit-menit awal. Serangan cepat tuan rumah berbuah hasil di menit 13 ketika Mukhtar membuka gol pertama setelah menerima umpan presisi dari Warren Madrigal. Kemenangan 1-0 itu berlanjut menjadi 2-0 hanya delapan menit kemudian pada menit 21 dengan Mukhtar sekali lagi menambah keunggulan, menciptakan keunggulan dua gol yang terlihat solid.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Namun LAFC tidak lantas menyerah. Satu menit setelah gol Mukhtar yang kedua, David Martínez menyamakan kedudukan dengan gol balas melalui umpan tender Denis Bouanga di menit 22. Momentum perpindahan ini menciptakan pertandingan yang lebih seimbang, meski Nashville masih menguasai jalannya permainan dengan 114% penguasaan bola dan 11 corner kick sepanjang babak pertama.

Babak Kedua: Drama Tiga Gol dalam 10 Menit

Kembali dari istirahat, Nashville SC mempertahankan dominasi namun terus menghadapi tekan balik dari tamu. Momentum berubah drastis pada menit 59 ketika Mukhtar membalas 3-1, menjadi tokoh pembuat skor kali ketiga yang mengubah laga menjadi dominasi tuan rumah. Penalti taktik menjadi kunci—karena menerima 9 tembakan tepat sasaran dari 21 total usaha, Nashville SC membebaskan tekanan sambil mencoba mengontrol permainan.

Hanya delapan menit kemudian, tepatnya menit 67, Denis Bouanga menekan skor menjadi 3-2 dengan memanfaatkan umpan Heung-min Son—sebuah gol yang menunjukkan LAFC masih punya nafas dalam pertandingan meski tertinggal jauh. Substitusi agresif kedua belah pihak di fase akhir menciptakan pertandingan yang penuh intensitas. Ryan Porteous dan Eddie Segura menerima kartu kuning masing-masing di menit 57 dan 76, sementara Ahmed Qasem (menit 66) dan Reed Baker-Whiting (menit 88) juga terkena kartu untuk Nashville SC, menunjukkan pertandingan yang sengit dengan total 10 pelanggaran terhitung di sisi tamu.

Foto: en.as.com
Foto: en.as.com

Mukhtar mencuri sorotan dengan rating sempurna 10.0, sebuah prestasi langka yang menandai penampilan hingga kaliber pemain terbaik pertandingan. Striker ini melepaskan semua tiga tembakannya tepat sasaran tanpa gagal, mengubah setiap kesempatan emas menjadi gol. Sementara itu, Denis Bouanga untuk Los Angeles FC juga tampil mengesankan dengan rating 9.3 setelah mencetak satu gol dan memberikan satu asist dalam 95 menit main, menunjukkan konsistensi penyerang tamu walau pada akhirnya tertinggal.

Dari aspek statistik pertandingan, dominasi Nashville SC terukur jelas. Dengan 21 total tembakan dan 9 di antaranya mengenai sasaran, tuan rumah mengalahkan LAFC yang hanya mampu melepaskan 7 tembakan dengan 4 mengenai target. Penguasaan bola Nashville juga berbeda jauh—114 persen untuk tuan rumah versus 85 persen untuk tamu. Namun angka-angka ini tak menggambarkan ketajaman Los Angeles FC yang terus menciptakan ancaman balik, termasuk pertarungan tengah lapangan yang sengit dengan 11 pelanggaran yang dicatat.

Kemenangan 3-2 ini membawa Nashville SC melompat ke puncak klasemen Supporters' Shield, mempertahankan rekor tak terkalahkan di GEODIS Park sepanjang musim reguler. Menurut laporan official nashvillesc.com, tim telah memperpanjang rekor tanpa kekalahan mereka menjadi tujuh pertandingan berkat kemenangan ini. Sementara itu, Los Angeles FC harus puas dengan hasil imbang moral pada laga ini meski pada akhirnya menerima kekalahan, dengan Denis Bouanga dan Son yang terus menerangi permainan mereka di fase akhir.

Momentum kemenangan ini akan menjadi kepercayaan diri besar bagi Nashville SC menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya, sementara LAFC perlu evaluasi mendalam terkait pertahanan mereka yang terlorot dua gol di awal pertandingan. Pertemuan berikutnya akan menentukan apakah The Boys in Gold mampu mempertahankan posisi puncak di tengah persaingan ketat MLS musim ini.