Nantes menampilkan performa gemilang untuk mengatasi Marseille dengan skor 3-0 di Stade de la Beaujoire pada Sabtu (2/5/2026). Hasil ini membawa Les Canaris menjauh dari zona degradasi dalam laga penuh tekanan di pekan ke-32 Ligue 1, sementara Les Olympiens kehilangan momentum dalam perburuan tiket Liga Champions.

Laga berlangsung relatif seimbang di babak pertama meski Nantes tampak sedikit lebih percaya diri. Matthis Abline terkena kartu kuning pada menit ke-18 seusai melakukan pelanggaran. Cedera menerpa Nantes di menit ke-26 ketika Deiver Machado harus keluar lapangan, digantikan Mathieu Acapandié. Meski mendapat kesempatan, seperti percobaan Rémy Cabella di menit ke-33, Nantes gagal memecah kebuntuan pada babak pertama.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Sinergi Les Canaris meledak setelah jeda istirahat. Ignatius Ganago membobol gawang Marseille di menit ke-50, menerima umpan presisi dari Abline untuk membawa Nantes unggul 1-0. Momentum terus berpihak pada tuan rumah, dan hanya empat menit kemudian Rémy Cabella menyamakan kedudukan dengan memaksimalkan umpan yang datang dari Ganago sendiri, membuat skor berubah menjadi 2-0 di menit ke-54.

Matthis Abline, yang sebelumnya memberikan assist untuk gol pertama, kemudian menambah keunggulan di menit ke-58. Setelah menerima bola dari Mohamed Kaba, Abline dengan tenang menyelesaikan untuk menciptakan skor 3-0. Gol ketiga praktis memutuskan laga, meskipun Nantes terus melakukan rotasi pemain untuk menjaga energi jelang pertandingan-pertandingan penting berikutnya.

Dominasi Nantes tercermin dari statistik permainan. Dengan penguasaan bola 91 persen, Les Canaris menembak 16 kali dengan 8 di antaranya on target. Marseille, meski juga mencoba keras dengan 16 tembakan, hanya mampu 5 hasil tepat sasaran, mencerminkan ketidakmampuan mereka memanfaatkan peluang—khususnya tanpa dukungan penuh dari Geronimo Rulli yang cedera punggung.

Foto: www.youtube.com
Foto: www.youtube.com

Patrik Carlgren, kiper Nantes, menjadi pemain terbaik pertandingan dengan rating 9.3. Meski tidak banyak diuji, ketajaman posisi dan pembacaan permainan Carlgren memastikan gawangnya tetap bersih sepanjang 91 menit. Sementara itu, Matthis Abline dan Ignatius Ganago sama-sama mencuri perhatian dengan rating 8.3 dan 8.2, masing-masing mencetak satu gol dan memberikan satu assist dalam pertunjukan ofensif yang mengesankan.

Kemenangan ini memberikan napas lega bagi Nantes yang sebelumnya mengalami tiga hasil imbang beruntun di April dan dua kekalahan berturut-turut melawan PSG dan Rennes. Dengan tiga poin ini, Les Canaris semakin menjauh dari zona degradasi menjelang pertandingan-pertandingan tersisa musim ini. Sebaliknya, Marseille gagal memanfaatkan kesempatan emas untuk mendekat ke posisi Liga Champions dan kini menghadapi tekanan lebih berat di sisa kompetisi.