Dallas — Erling Haaland menjadi pahlawan Norwegia di malam yang bersejarah. Striker asal Manchester City itu mencetak gol kemenangan di menit 86, memberikan Norwegia tiket lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Pantai Gading dengan skor 2-1 di AT&T Stadium. Kemenangan ini menandai pencapaian luar biasa bagi tim Skandinavia, yang kini telah meraih kemenangan knockout pertama mereka dalam sejarah Piala Dunia setelah tiga kali berkompetisi.

Pertandingan di babak 32 besar ini dimulai dengan Norwegia yang langsung menunjukkan permainan agresif. Antonio Nusa, pemain berusia 21 tahun, membuka skor pada menit 39 dengan menyelesaikan umpan sempurna dari Martin Ødegaard. Gol tersebut datang usai Norwegia berhasil membangun serangan cepat yang memanfaatkan kelemahan pertahanan Pantai Gading di sayap kanan. Nusa kemudian menerima kartu kuning pada menit 45+1 setelah melakukan pelanggaran tripping, membuat dirinya harus bermain lebih hati-hati di babak kedua.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Memasuki babak kedua, Pantai Gading melakukan perubahan besar dengan mengeluarkan dua pemain sekaligus di menit 60. Christ Inao Oulaï dan Ange-Yoan Bonny diganti dengan Amad Diallo dan Elye Wahi. Substitusi tersebut terbukti ampuh, karena hanya 14 menit kemudian, tepatnya di menit 74, Amad Diallo berhasil menyamakan kedudukan. Pemain yang baru masuk itu menerima umpan dari Nicolas Pépé dan berhasil membobol gawang Ørjan Nyland dengan akurat. Gol tersebut memberikan harapan baru kepada Pantai Gading untuk meraih poin penuh.

Namun impian Pantai Gading untuk melanjutkan perjalanan di Piala Dunia terputus saat Norwegia kembali mencuri gol pada menit 86. Haaland, yang sepanjang pertandingan relatif tertahan, berhasil memanfaatkan peluang emas setelah menerima umpan dari Patrick Berg. Dengan finishing yang tajam, mesin gol Manchester City itu mengoyak jala pertahanan Pantai Gading, memastikan Norwegia pulang dengan tiga poin berharga. Setelah itu, Pantai Gading melakukan perubahan pemain di menit 87 dengan mengeluarkan Pépé, namun terlambat untuk mengubah hasil.

Dari segi penguasaan bola, Pantai Gading sebenarnya memiliki kontrol yang sedikit lebih baik dengan 53 persen kepemilikan, namun tidak berhasil mengubahnya menjadi peluang konkret. Norwegia justru lebih efektif dalam hal finishing dengan 14 tembakan total dan lima di antaranya tepat sasaran. Pantai Gading sendiri hanya mampu menghasilkan 9 tembakan dengan 4 di antaranya mengarah ke target. Dari sudut tendangan, Pantai Gading justru mendominasi dengan 14 corner, dibandingkan 3 corner yang didapat Norwegia, tetapi tidak ada yang berbuah hasil.

Foto: cnnindonesia.com
Foto: cnnindonesia.com

Amad Diallo terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan dengan rating 9.5, menorehkan 1 gol dalam waktu bermain singkat hanya 30 menit setelah masuk dari bangku cadangan. Penampilan gemilang pemain muda tersebut menunjukkan dampak signifikan dari substitusi Pantai Gading. Di sisi Norwegia, Patrick Berg memberikan kontribusi penting dengan assist untuk gol kemenangan Haaland, sementara kiper Ørjan Nyland berhasil menahan serangan lawan sepanjang pertandingan dengan rating 7.9. Disiplin tim Norwegia dalam bertahan, khususnya setelah unggul, menjadi faktor kunci kemenangan mereka.

Pencapaian Norwegia ini bersejarah mengingat mereka adalah peserta Piala Dunia pertama kalinya sejak 1998 dengan Haaland sebagai aset utama. Perjalanan mereka di turnamen ini kini akan berlanjut ke babak 16 besar di mana mereka akan menghadapi Brasil. Sebaliknya, Pantai Gading harus menerima kenyataan pahit tersingkir di fase grup, menutup mimpi mereka untuk melangkah lebih jauh di ajang empat tahunan terbesar di dunia sepak bola.