Sittard — Fortuna Sittard tumbang dramatis di markas sendiri setelah menerima comeback dari Feyenoord dengan skor akhir 1-2 dalam lanjutan Eredivisie putaran 32, Minggu (3/5/2026). Pertandingan di Fortuna Sittard Stadion tersaji penuh ketegangan, dengan Justin Hubner dan skuadnya sempat memimpin namun gagal mempertahankan keunggulan di menit-menit akhir.
Fortuna Sittard berhasil membuka keunggulan melalui Kaj Sierhuis pada menit ke-51. Penyerang itu menyambut umpan presisi dari Dimitrios Limnios dari sayap dan dengan tenang menyelesaikan ke gawang Feyenoord. Keunggulan ini membuat tuan rumah bermain lebih percaya diri, terlebih Feyenoord sempat bermain dengan 10 pemain setelah Anis Hadj Moussa menerima kartu kuning kedua pada menit ke-49.

Namun mimpi Fortuna Sittard pecah di akhir laga. Feyenoord memulai serangan balasan yang agresif seiring masuknya pemain-pemain segar. Tsuyoshi Watanabe berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-84, dan drama mencapai puncaknya ketika Givairo Read menjebol gawang Fortuna pada menit ke-90. Umpan dari Oussama Targhalline memudahkan Read meraih tiga poin penuh untuk Feyenoord.
Pertandingan berlangsung penuh insiden disipliner. Paul Gladon dari Fortuna Sittard menerima kartu merah pada menit ke-80 setelah melakukan pelanggaran keras terhadap kiper Timon Wellenreuther, sebuah insiden yang memicu reaksi keras dari analis seperti Johan Derksen yang menilai aksi itu sangat berbahaya. Feyenoord juga memiliki catatan kurasi kartu — Luciano Valente menerima kartu kuning pada menit ke-66, sementara Ayase Ueda mendapat kartu di masa tambahan.
Oussama Targhalline tampil sebagai penopang kemenangan Feyenoord dengan rating 8.2, memberikan assist untuk gol kemenangan Read. Iván Márquez dari Fortuna dengan rating 7.7 berusaha keras menjaga pertahanan, meski upaya itu tidak cukup menahan serangan akhir tamu. Feyenoord mengakhiri pertandingan dengan 19 tembakan dan 8 corner, mendominasi permainan di babak kedua.

Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Fortuna Sittard yang sebelumnya berhasil mengambil keunggulan di hadapan suporter sendiri. Sementara Feyenoord, dengan kemenangan dramatis ini, semakin mengukuhkan posisinya dalam ajang Eredivisie musim 2025-2026. Laga minggu depan akan menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk segera melupakan pertandingan kali ini dan fokus menghadapi lawan berikutnya di pekan ke-33.