Cincinnati — Inter Miami menggebrak kandang FC Cincinnati dengan kemenangan besar 5-3 dalam pertandingan Regular Season pekan ke-14 MLS di TQL Stadium, Rabu (13/5/2026) malam waktu setempat. Lionel Messi menjadi bintang utama dengan mencatat tiga gol dan satu assist, memimpin The Herons meraih tiga poin berharga meski The Orange and Blue sempat menciptakan perlawanan sengit.
Pertandingan dimulai dengan tekanan dari Inter Miami, namun gol mereka di menit keenam dianulir karena offside berdasarkan review VAR. Momentum itu tidak membuat Miami patah semangat. Messi sendiri membuka keunggulan tuan rumah di menit ke-24 dengan tendangan yang presisi, memberikan Inter Miami keuntungan 1-0 menjelang akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, FC Cincinnati langsung menggebrak. Penalti diberikan kepada The Orange and Blue dan Kévin Denkey dengan tenang mengeksekusinya di menit ke-41, menyamakan skor 1-1. Tapi keseimbangan itu hanya berlangsung sebentar. Hanya delapan menit kemudian, Pavel Bucha membobol gawang dengan umpan presisi dari Bryan Ramirez, membuat Cincinnati unggul 2-1 di menit ke-49.
Inter Miami tidak tinggal diam. Messi mencetak gol keduanya di menit ke-55 setelah menerima umpan sempurna dari Rodrigo De Paul, menyamakan kedudukan 2-2. Permainan kembali berlanjut seru, dan Cincinnati pernah memimpin kembali melalui Evander di menit ke-64 setelah mendapat assist dari Denkey, skor berubah 3-2 untuk Cincinnati. Namun penghujung laga menjadi milik Inter Miami sepenuhnya.
Mateo Silvetti menambah keunggulan Miami di menit ke-79 dengan bantuan Messi, kemudian Germán Berterame menyamakan tiga gol Inter Miami di menit ke-84. Messi menutup pertandingan dengan gol ketiganya di menit ke-89, kali ini dari umpan Silvetti, mengubah skor final menjadi 5-3 untuk Inter Miami.

Messi mencatatkan performa luar biasa dengan rating sempurna 10.0, lima tembakan total dengan empat tepat sasaran dalam 97 menit bermain. Silvetti juga tampil impresif dalam 20 menit waktu bermain dengan satu gol dan satu assist dengan rating 8.5, sementara Denkey menjadi korban dalam lini pertahanan Cincinnati meski tetap berjuang dengan dua kontribusi gol—satu dari penalti dan satu assist.
Dengan 53 persen penguasaan bola dan 17 tembakan total, Inter Miami menunjukkan dominasi permainan meskipun Cincinnati mampu mempertahankan pressure hingga akhir dengan 10 tembakan. Duel berakhir dengan kedua tim menerima kartu kuning masing-masing—Cincinnati dua kartu dan Inter Miami tiga—seiring emosi permainan memuncak di babak penutup.
Kemenangan gemilang ini mengangkat performa Inter Miami dalam musim 2026 sekaligus memberikan pesan keras kepada kompetitor lain di Liga Utama Amerika Serikat bahwa The Herons masih mengandalkan talent line mereka yang mumpuni. Sementara itu, Cincinnati harus introspeksi usai kekalahan menyakitkan di markas sendiri dan akan berusaha bangkit di pertandingan berikutnya.