Duel panas akan tersaji di Estadio Abanca-Balaídos ketika Celta Vigo menjamu Sevilla pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 19.00 waktu setempat. Laga penutup musim ini bukan sekadar pertandingan rutin—kedua tim masih menaruh harapan besar untuk mengamankan atau mempertahankan posisi di zona Eropa LaLiga 2025-26. Celta, yang duduk di urutan kelima klasemen, memiliki urgency menjaga posisinya, sementara Sevilla berusaha keluar dari krisis performa mereka setelah ditelan Real Madrid 0-1 tiga hari lalu.

Laga terakhir yang dimainkan kedua tim menunjukkan kontras dramatis. Celta meraih poin di Bilbao dengan imbang 1-1 melawan Athletic Club berkat gol Williot Swedberg di menit ke-4, namun sebelumnya mereka terpukul kalah 2-3 saat menjamu Levante di kandang. Sebaliknya, Sevilla datang dari kekalahan pahit di Ramón Sánchez-Pizjuán setelah Vinicius Junior membobol gawang mereka, menutup harapan untuk bangkit pascakali sebelumnya. Namun jika ditilik dari lima pertandingan terakhir, Los Nervionenses menunjukkan konsistensi lebih baik: tiga kemenangan dibanding dua untuk Celta.

Foto: khelnow.com
Foto: khelnow.com

Masalah serius bagi tuan rumah adalah form kandang mereka yang mencemas. Dalam lima laga di Balaídos, Celta hanya meraih satu kemenangan—dengan tiga kekalahan dan satu imbang. Ini kontradiksi tajam dengan posisi mereka di klasemen. Sebaliknya, Borja Iglesias tampil sebagai penyelamat dengan tiga gol dalam lima pertandingan terakhir, termasuk gol penentu saat mengalahkan Atletico Madrid 1-0. Ferran Jutglà juga menambah beban serang dengan dua gol, meski belakangan kurang produktif.

Di kubu tamu, Akor Adams menjadi tulang punggung serangan Sevilla dengan dua gol dari dua pertandingan terakhir—salah satunya penentu kemenangan 2-1 lawan Espanyol. Perjalanan mereka ke Galicia akan dipenuhi tekanan, mengingat catatan tandang mereka juga buruk: satu kemenangan dari lima laga terakhir di luar Sánchez-Pizjuán. Namun, pertemuan head-to-head memberi harapan kecil: Sevilla unggul 1-0 saat bermain di markas Celta pada Januari 2026 lalu tanpa mencetak gol yang cukup.

Model prediksi memberi Celta keunggulan tipis sebagai tuan rumah dengan peluang kemenangan 48 persen, sementara Sevilla diberikan 24 persen untuk raih tiga poin penuh—angka yang mencerminkan keterpurukan mereka di akhir musim. Imbang diprediksi terjadi dengan probabilitas 28 persen, sebuah scenario yang sangat mungkin mengingat kedua tim dalam posisi terdesak namun tak memiliki semangat menyerang maksimal. Analisis statistik lanjut menunjukkan 58 persen kemungkinan kedua tim mencetak gol, sementara pertandingan berpotensi melibatkan lebih dari dua gol dengan probability 52 persen—sebuah indikator bahwa pertahanan kedua belah pihak mungkin akan diuji dengan keras.

Foto: nerdytips.com
Foto: nerdytips.com

Apa yang akan menentukan hasil? Ketangguhan pertahanan Sevilla akan dihadapkan pada serangan Celta yang didorong Iglesias dan Jutglà, sementara Adams akan mencoba memanfaatkan setiap peluang dari sayap. Tidak ada pemain absen karena kartu merah atau cedera serius yang dilaporkan untuk kedua tim menjelang laga ini. Celta memiliki keuntungan bermain di rumah, tetapi form kandang mereka yang buruk bisa menjadi faktor pengkhawatir bagi penggemar Los Celestes. Sebaliknya, Sevilla akan bermain dengan semangat menyelamatkan diri dari pusaran negatif.

Prediksi skor akhir adalah 1-1, sebuah hasil yang wajar mengingat kedua tim memiliki momentum campur-campur dan kebutuhan poin yang sama besarnya. Sevilla mungkin akan keluar dengan strategi defensif terlebih dahulu, membiarkan Celta menghabiskan energi untuk kemudian mencuri poin di tengah permainan atau memanfaatkan kesalahan lawan. Pertandingan ini akan ditayangkan secara langsung melalui beIN Sports Indonesia dan platform streaming Vidio, memberikan kesempatan penggemar lokal untuk menyaksikan drama penutup musim LaLiga secara real-time.