Falmer, East Sussex — Duel pekan terakhir Liga Inggris menghadirkan pertandingan dengan taruhan berbeda untuk kedua tim. Brighton & Hove Albion menjamu Manchester United di American Express Stadium pada Minggu (24/5), dengan motivasi The Seagulls untuk mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan. Sementara Setan Merah, meski sudah meraih posisi ketiga dengan 68 poin, tetap ingin menutup musim 2025/2026 dengan kemenangan sebelum reorganisasi skuad dimulai.

Menurut laporan terbaru dari Bola.net dan Detik Sport, Manchester United akan kehilangan Casemiro dalam laga ini. Pelatih Michael Carrick mengonfirmasi bahwa gelandang Brasil tersebut telah memainkan pertandingan terakhirnya bersama Setan Merah dan dipastikan absen jelang perpindahannya ke Inter Miami. Ketiadaan Casemiro membuka peluang repositioning di sektor tengah lapangan, meskipun United tetap memiliki alternatif berkualitas untuk mengisi void di zona pertahanan.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Brighton tampil inkonsisten dalam tiga laga terakhir: kalah 0-1 dari Leeds pada pekan lalu, namun sebelumnya meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Wolves dengan gol Jack Hinshelwood di awal pertandingan. Hinshelwood, defender yang turut berkontribusi dalam lini serangan, mencatatkan tiga gol dalam lima laga terakhir—menjadi tulang punggung serangan The Seagulls. Sementara itu, Manchester United menunjukkan kurva positif dengan lima pertandingan berturut-turut tanpa kekalahan: kemenangan 3-2 atas Liverpool dan Nottingham Forest (dengan Matheus Cunha mencetak dua gol), diselingi hasil imbang 0-0 melawan Sunderland. Cunha sendiri tampak dalam ketajaman mengerikan dengan tiga gol di periode ini.

Dari sisi klasemen, Manchester United jelas lebih superior—posisi ketiga dengan 68 poin dan selisih gol +16, sementara Brighton berada di posisi ketujuh dengan 53 poin dan +9 GD. Namun catatan kandang Brighton cukup solid (WWWLW dalam lima laga terakhir di Amex), dan reputasi Carrick sebagai taktisian yang matang membuat Setan Merah tidak boleh meremehkan. Model prediksi memberikan Brighton peluang 48 persen untuk meraih kemenangan—angka yang berlebihan mengingat kualitas United secara keseluruhan. Odds pasar overstate potensi tuan rumah, terutama tanpa Casemiro yang biasanya menjadi penyeimbang di fase pertahanan.

Probabilitas hasil imbang mencapai 26 persen, sementara kemenangan Manchester United dievaluasi hanya 26 persen oleh bookmaker—penilaian yang terkesan keliru. United, dengan momentum WDWWW dan striker-midfielder dalam form panas, seharusnya dianggap unggulan. Prediksi akhir match ini adalah 1-1, meskipun potensi gol berlimpah: 58 persen kemungkinan over 2,5 dan 64 persen peluang kedua tim mencetak gol menunjukkan bahwa laga ini akan terbuka dan penuh aksi.

Foto: si.com
Foto: si.com

Carrick dan anak asuh Brighton di bawah Fabian Hurzeler akan berlaga dengan kepentingan berbeda namun sama-sama dalam perjalanan transisi. Bagi Brighton, ini adalah kesempatan emas mengamankan tempat di kompetisi Eropa sebelum musim baru dimulai. Untuk Manchester United, catatan tandang yang solid (DWDLW) memberikan keyakinan mereka dapat meraih hasil positif atau minimal tidak kalah di markas lawan. Pertandingan ini menjanjikan intensitas tinggi dan drama hingga menit akhir pekan reguler musim ini.