Pertandingan puncak pekan terakhir Serie A 2025-26 akan tersaji di Stadio Renato Dall'Ara pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 16.00 CEST. Bologna menjamu Inter Milan dalam laga yang sebenarnya sudah menentukan nasib kedua tim di klasemen akhir musim. Nerazzurri hadir dengan posisi kokoh di puncak dengan 86 poin, sementara Rossobù tertahan di posisi delapan dengan 55 poin — jarak 31 poin membuktikan jurang kualitas yang sangat dalam antara kedua tim.

Menjelang laga ini, seperti dilaporkan onefootball.com, Bologna telah menggelar sesi latihan di fasilitas Casteldebole dengan fokus pada persiapan fisik dan latihan skala kecil. Di sisi Inter, menurut kabar dari radarjember.jawapos.com, pelatih Cristian Chivu tengah mempertimbangkan revolusi skuad muda untuk pertandingan ini — sinyal yang menunjukkan kedekatan posisi juara sudah final dan Inter bisa melakukan rotasi besar-besaran tanpa khawatir.

Foto: www.sportskeeda.com
Foto: www.sportskeeda.com

Form terakhir Bologna memang patut diperhatikan. Dalam lima laga penutup musim, Rossobù mencatat dua kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan (WWDLL). Gol terakhir mereka datang dari Riccardo Orsolini yang menjebol Atalanta 1-0 di tandang pada 17 Mei, namun sebelum itu Bologna meraih kemenangan spektakuler 3-2 atas Napoli. Namun di kandang sendiri, gambaran berubah suram — Bologna baru saja imbang tanpa gol melawan Cagliari tiga minggu lalu. Periuk nasi di markas Dall'Ara belum menghasilkan konsistensi yang diharapkan, terutama menghadapi lawan terkuat liga.

Inter datang dengan narasi sebaliknya. Meski hasil terbaru mereka imbang 1-1 melawan Hellas Verona di kandang, skuad Nerazzurri menampilkan form tandang yang mengesankan dengan tiga kemenangan dan satu imbang di lima laga terakhir (DWWWD). Paling mencolok, Inter meraih dua kemenangan beruntun atas Lazio dengan skor total 5-0 pada 9 dan 13 Mei — demonstrasi dominasi gol yang jelas. Pertemuan terakhir kedua tim pada 4 Januari 2026 berakhir 3-1 untuk Inter, membuktikan Inter mampu mengulangi pukulan serupa kapan saja mereka mau.

Model prediksi memberi Inter peluang 70 persen untuk meraih kemenangan, sementara imbang diperhitungkan 18 persen dan kemenangan Bologna tinggal 12 persen. Skor prediksi 1-2 untuk tamu dirasa paling mungkin terjadi, dengan over 2.5 goals mencapai 58 persen kemungkinan dan kedua tim sama-sama mencetak gol (BTTS) di angka 65 persen. Kepercayaan model terhadap prediksi ini mencapai 68 persen — angka yang cukup solid untuk pertandingan di level ini.

Foto: www.youtube.com
Foto: www.youtube.com

Faktor kunci pertandingan terletak pada kesenjangan kualitas squad yang menganga. Inter peringkat pertama dengan catatan +54 selisih gol — lebih dari dua kali lipat selisih gol Bologna. Expected goals menunjukkan Inter rata-rata unggul 1.5 hingga 2.0 xG per pertandingan dibanding lawan dalam musim ini. Pemain tajam Inter seperti Marcus Thuram dan Yann Bisseck yang mencetak gol di laga-laga terakhir siap menggebrak pertahanan Bologna, sementara penyerang Rossobù — Jonathan Rowe, Orsolini, dan Bernardeschi — memang berbahaya tapi belum cukup konsisten untuk menetralisir dominasi tamu.

Analisis mendalam menunjukkan pertandingan ini lebih merupakan formalitas bagi Inter dalam menutup musim yang sangat sukses. Dengan posisi juara sudah aman, Chivu kemungkinan akan memutar pemain untuk mengurangi cedera jelang kompetisi musim depan. Namun kehadiran pemain-pemain kelas seperti Thuram, Bisseck, dan skema Inter yang sudah terasah selama musim penuh akan tetap terasa berat bagi Bologna yang sedang berjuang mempertahankan posisi zona Eropa.

Prediksi akhir menjatuhkan pilihan pada kemenangan Inter 2-1. Rossobù akan mencetak gol dari serangan konter atau set piece — karakteristik mereka musim ini — namun tidak cukup untuk mengimbangi dominasi penuh Nerazzurri. Inter akan mengamankan tiga poin dengan performa yang cukup mengontrol, tanpa perlu menggila menyerang mengingat target mereka sudah tercapai. Pertandingan ini akan menutup satu musim gemilang bagi Inter dan awal musim baru penuh tantangan bagi Bologna yang mesti memperkuat skuad jika ingin melompat lebih tinggi musim depan.