Belgrano akan membuka musim Clausura 2026 dengan menjamu Rosario Central pada Kamis, 23 Juli 2026 pukul 22:30 WIB di Estadio Julio César Villagra, Córdoba. Ini menjadi laga istimewa bagi Belgrano, yang masih menikmati euforia sebagai juara Apertura setelah mengalahkan River Plate dalam final yang dramatis di kandang mereka sendiri. Rosario Central, sementara itu, datang dengan sejumlah momentum positif mereka sendiri, termasuk kedatangan bintang internasional Ángel Di María yang kembali ke klub asal.

Menurut laporan La Voz dan DirecTV Sports, pertandingan ini merupakan pembuka resmi Liga Profesional Clausura dan dijadwalkan sebagai ajang pesta gol potensial. Model prediksi menunjukkan peluang Belgrano untuk menang di kandang mencapai 48 persen, sementara Rosario Central diunggulkan tipis dengan 24 persen, dan hasil imbang berdiri di 28 persen. Namun dengan skor prediksi 1-1, banyak pengamat menganggap laga ini akan menawarkan spektakel bertaraf tinggi dengan kedua tim membuka permainan ofensif.

Belgrano memasuki pertandingan ini dengan pencapaian luar biasa. Dalam lima pertandingan terkini, mereka meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang. Dua minggu sebelumnya, Belgrano bertandang ke markas River Plate dan keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2 melalui gol Nicolás Fernández yang mencetak dua kali (menit 85 dan 88), ditambah Leonardo Morales di menit 26. Itu adalah display ofensif yang mengesankan melawan salah satu rivalnya. Fernández tampil sebagai pemain paling berbahaya Belgrano dengan empat gol dalam lima pertandingan terakhir, didukung oleh R. Hernandes yang menyumbang dua gol. Belum ada pemain Belgrano yang absen akibat kartu merah atau cedera signifikan, memungkinkan tuan rumah untuk menampilkan skuad terbaik mereka.

Rosario Central, di sisi lain, memperlihatkan tren naik yang mengesankan. Dalam periode sama, mereka meraih empat kemenangan dan satu kekalahan—hanya kegigitan itu datang dari River Plate (0-1 tandang pada 16 Mei). Kemenangan terbesar mereka adalah penggembosan UCV dengan skor 4-0 di rumah, di mana Ángel Di María memamerkan peran pentingnya dengan mencetak gol di menit 71. Repatriasi Di María, seperti dilaporkan Radar Surabaya via Jawapos pada April lalu, telah menjadi cerita utama musim ini, dan legenda Argentina tersebut sudah buktikan diri dengan tiga gol dalam lima pertandingan terakhir. Pemain Chili Vicente Pizarro juga tampil gesit, mencetak satu gol dan menciptakan berbagai peluang. Tim tamu juga tidak memiliki absensi signifikan, memberi tanda bahwa Rosario Central siap berkompetisi di level tertinggi.

Statistik kedua tim menunjukkan keseimbangan kompetitif yang menarik. Belgrano dan Rosario Central sama-sama berada di segmen poin yang mirip dalam klasemen awal Clausura (masing-masing dengan 26–28 poin), menandakan bahwa kedua tim memiliki kualitas setara. Data klasemen memang sedikit terganggu dalam sistem, namun tren performa pada lapangan berbicara jelas: Belgrano adalah tuan rumah dengan kepercayaan diri juara, sementara Rosario Central adalah tamu yang sedang terbang tinggi berkat penambahan pemain kaliber dunia seperti Di María dan Vincent Pizarro.

Kunci pertandingan ini akan terletak pada kemampuan midfield Belgrano untuk mengontrol tempo dan menghambat serangan balik Rosario Central yang tajam. Di María dikenal dengan kecepatan dan kapasitas menggiring yang luar biasa, dan jika Belgrano tidak menjaga ketat di pertahanan, bisa dibuat kewalahan. Sebaliknya, Fernández dan Hernandes dari Belgrano harus terus menciptakan tekanan ofensif untuk mengambil keuntungan dari status tuan rumah. Pertemuan spesifik antara kedua klub pada tahun-tahun sebelumnya tidak tersedia dalam catatan, sehingga tim-tim ini akan memasuki pertandingan tanpa beban sejarah rivalitas mendalam.

Prediksi skor imbang 1-1 mencerminkan keseimbangan kualitatif ini, meski ada kemungkinan kuat untuk gol lebih dari dua (peluang over 2,5 gol 52 persen), dan kemungkinan kedua tim mencetak gol mencapai 58 persen. Belgrano sebagai tuan rumah dengan status juara Apertura lebih diunggulkan untuk merebut tiga poin, namun dalam-dalam-dalam, Rosario Central dengan Di María dalam bentuk terbaik bisa beraksi mencuri poin tandang. Pertandingan ini menjanjikan spektakel bola berkualitas untuk menutup jeda panjang musim dan memulai babak baru Liga Profesional dengan meriah.