Atletico Madrid berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Girona dalam pertandingan pekan ke-37 LaLiga Spanyol di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Senin malam waktu setempat. Gol semata wayang Los Colchoneros tercipta dari aksi penghapusan Ademola Lookman yang mengubah umpan surgical Antoine Griezmann menjadi keunggulan di menit ke-21. Hasil ini membawa Atletico terus memburu posisi kompetitif menjelang penutupan musim, sementara Girona semakin tertekan dalam perjuangan menghindari degradasi.

Sejak awal pertandingan, Atletico menunjukkan intensitas penguasaan lapangan meskipun Girona tidak datang pasif. Tuan rumah menciptakan peluang pertama lewat gerakan cepat di sayap sebelum akhirnya membuka jalan ke gawang pada menit ke-21. Griezmann memperoleh ruang di tepi kotak penalti dan mengumpan datar ke dalam area; Lookman datang dengan timing sempurna untuk menyelesaikan dengan sentuhan dingin melampaui kiper Girona. Laga pun berubah warna setelah gol tersebut, dengan Atletico mengambil alih inisiatif penuh. Robin Le Normand mencatat kartu kuning di menit ke-23 setelah melakukan pelanggaran taktis, menunjukkan tekanan Girona mulai meningkat untuk menyamakan kedudukan.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Jalannya Pertandingan

Babak pertama berlangsung dengan Atletico yang dominan dalam penguasaan bola, meski persentase possession hanya 48 persen—mencerminkan strategi Los Colchoneros yang lebih efisien daripada mengejar bola. Dari 16 tembakan total, hanya 4 yang tepat sasaran, namun yang terpenting adalah tembakan tersebut terukur dan berbahaya. Girona, sebaliknya, mencatat 22 tembakan sepanjang laga namun hanya 10 yang melampui kiper; penguasaan 52 persen tidak dikonversi menjadi finishing berkualitas tinggi. Azzedine Ounahi, termasuk dalam performa terbaik di laga ini dengan rating 7.9, mencoba mengganggu permainan Atletico lewat pressing agresif di midfield namun upayanya terus terhalang oleh soliditas pertahanan Los Colchoneros.

Memasuki babak kedua, Diego Simeone melakukan pergantian demi memperkuat kendali permainan. Giuliano Simeone masuk menggantikan pemain lain pada menit ke-46, diikuti perubahan pada lini Girona di menit ke-56 dengan Bryan Gil dan Axel Witsel memasuki lapangan untuk menyegarkan serangan. Namun momentum tetap milik Atletico. Jan Oblak, kiper Los Colchoneros, tampil memukau dengan rating tertinggi 8.9 dan memainkan peran krusial dalam menjaga ketahanan. Beberapa save penting dilakukan Oblak di fase kedua ketika Girona meningkatkan intensitas mencari gol penyama. Alex Baena dan Obed Vargas digeser dari bangku cadangan Atletico pada menit ke-61 untuk memberikan variasi taktik dan kesegaran kaki. Javi Morcillo kemudian menerima kartu kuning pada menit ke-85 setelah melakukan pelanggaran, menandai akhir pertandingan yang penuh intensitas.

Girona terus mencari celah di separuh kedua dengan 9 corner yang dihasilkan sepanjang laga, namun gawang Atlético tetap kokoh pertahankan keunggulan 1-0 mereka. Pertahanan Los Colchoneros, dipimpin erat oleh Robin Le Normand dengan rating 7.6, menunjukkan organisasi solid dan komunikasi baik untuk melawan tekanan tamu. Permainan berakhir 1-0 untuk keuntungan Atletico, meninggalkan Girona dengan keputusasaan lebih dalam.

Foto: www.espn.com
Foto: www.espn.com

Kemenangan ini membawa Atletico Madrid semakin kuat menjelang putaran terakhir LaLiga. Sementara itu, Girona kini menghadapi situasi sulit di zona degradasi—hasil kekalahan ini menempatkan mereka semakin jauh dari keselamatan dengan satu pertandingan tersisa. Menurut laporan Antaranews, Girona turun ke peringkat ke-18 setelah kekalahan ini, dengan tekanan besar untuk menyelamatkan diri di laga terakhir musim. Diego Simeone, seperti dikutip dari radartuban.jawapos.com, telah menegaskan komitmennya tetap memimpin Atletico dan membangun skuad lebih kompetitif untuk musim mendatang—kemenangan ini jelas memperkuat fondasi itu menjelang akhir kampanye.